Latest Entries »

Indahnya Islam


Apakah Anda pernah merasakan dalam hidup ini betapa indahnya Islam ? Jika belum, rasakan dulu betapa bahagianya seorang muslim hidup di bawah naungan agama terakhir. Seluruh panduan kehidupan tertuang dalam Al Quran. Inilah sumber kebahagiaan hakiki dari pencipta seluruh alam semesta dan isinya, termasuk manusia.

Sayangnya masih banyak orang menggali berbagai ilmu tidak bermanfaat dalam mencari kebahagiaan. Manusia mencari berlian di dalam bumi yang terang padahal berlian itu berada di dalam kamar. Manusia tidak mencari sumber kebahagiaan dari tempatnya.

Islam seperti artinya damai, maka kedamaian di hati akan dicapai dengan memeluk Islam sepenuh hati. Mereka yang tidak pernah merasakan nikmatnya dalam naungan Islam ini karena memandang Islam sebelah mata. Syumuliatul Islam tidak dirasakan dalam dirinya.

Keindahan Islam misalnya bisa dirasakan dalam peribadahan. Betapa indahnya harmoni alam dengan manusia dalam beribadah kepada-Nya. Matahari sudah berjuta tahun mengabdi kepada Maha Pencipta dengan terbit di timur dan tenggelam di Barat. Matahari masih menemani setiap mahluk setiap hari. Dia tidak pernah absen. Kesetiaan mahluk yang namanya matahari ini menimbulkan rasa syukur akan diri dalam merasakan nikmat beribadah kepada-Nya.

Saat sujud dalam shalat terasa sekali syahdunya dalam payung keindahan peribadahan Islam setiap hari. Namun tentu saja rasa bahagia ini dapat direngkuh bagi mereka yang percaya 100 persen akan isi dari panduan hidup Islam.

Bukankah Allah SWT sendiri sudah meridhai Dinul Islam sebagai sebuah panduan kita. Renungkanlah bahwa Dzat Yang Menciptakan kita semua sudah memberikan sebuah panduan yang sudah dianugrahkan dengan lengkap lalu mengapa kita masih kebingungan? Kita rasakan bagaimana Maha Rahman Allah dengan ayat berikut.
[3:19] Sesungguhnya agama (yang diridhai) disisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka.
Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.
Jika keindahan Islam belum dirasakan dalam hati, maka perlu kita renungka apakah hati ini sudah kering, apakah hati ini tak pernah dibasuh dengan ayat-ayat-Nya. Apakah hati ini telah keras, tidak luluh dengan lantunan firman-Nya yang jadi panduan kita sehari-hati.
Islam akan menjadikan indah diri kita, menjadikan indah kehidupan kita, menjadikan indah semua langkah ke depan kita.


ganda

Pencak silat atau silat (berkelahi dengan menggunakan teknik pertahanan diri) ialah seni bela diri Asia yang berakar dari budaya Melayu. Seni bela diri ini secara luas dikenal di Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Singapura tapi bisa pula ditemukan dalam berbagai variasi di berbagai negara sesuai dengan penyebaran suku Melayu, seperti di Filipina Selatan dan Thailand Selatan. Berkat peranan para pelatih asal Indonesia, saat ini Vietnam juga telah memiliki pesilat-pesilat yang tangguh.

Induk organisasi pencak silat di Indonesia adalah IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia). Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa), adalah nama organisasi yang dibentuk oleh Indonesia, Singapura, Malaysia dan Brunei Darussalam untuk mewadahi federasi-federasi pencak silat di berbagai negara.

pencak silat sebagai bagian dari kebudayaan bangsa Indonesia berkembang sejalan dengan sejarah masyarakat Indonesia. Dengan aneka ragam situasi geografis dan etnologis serta perkembangan zaman yang dialami oleh bangsa Indonesia, Pencak Silat dibentuk oleh situasi dan kondisinya. Kini Pencak Silat kita kenal dengan wujud dan corak yang beraneka ragam, namun mempunyai aspek-aspek yang sama. Pencak Silat merupakan unsur-unsur kepribadian bangsa Indonesia yang dimiliki dari hasil budi daya yang turun temurun. Sampai saat ini belum ada naskah atau himpunan mengenai sejarah pembelaan diri bangsa Indonesia yang disusun secara alamiah dan dapat dipertanggung jawabkan serta menjadi sumber bagi pengembangan yang lebih teratur. Hanya secara turun temurun dan bersifat pribadi atau kelompok latar belakang dan sejarah pembelaan diri inti dituturkan. Sifat-sifat ketertutupan karena dibentuk oleh zaman penjajahan di masa lalu merupakan hambatan pengembangan di mana kini kita yang menuntut keterbukaan dan pemassalan yang lebih luas. Sejarah perkembangan Pencak Silat secara selintas dapat dibagi dalam kurun waktu :

a. Perkembangan sebelum zaman penjajahan Belanda
b. Perkembangan pada zaman penjajahan Belanda
c. Perkembangan pada zaman penjajahan Jepang
d. Perkembangan pada zaman kemerdekaan

a. Perkembangan pada zaman sebelum penjajahan Belanda

Nenek moyang kita telah mempunyai peradaban yang tinggi, sehingga dapat berkembang menjadi rumpun bangsa yang maju. Daerah-daerah dan pulau-pulau yang dihuni berkembnag menjadi masyarakat dengan tata pemerintahan dan kehidupan yang teratur. Tata pembelaan diri di zaman tersebut yang terutama didasarkan kepada kemampuan pribadi yang tinggi, merupakan dasar dari sistem pembelaan diri, baik dalam menghadapi perjuangan hidup maupun dalam pembelaan berkelompok.

Para ahli pembelaan diri dan pendekar mendapat tempat yang tinggi di masyarakat. Begitu pula para empu yang membuat senjata pribadi yagn ampuh seperti keris, tombak dan senjata khusus. Pasukan yang kuat di zaman Kerajaan Sriwijaya dan Majapahit serta kerajaan lainnya di masa itu terdiri dari prajurit-prajurit yang mempunyai keterampilan pembelaan diri individual yang tinggi. Pemukupan jiwa keprajuritan dan kesatriaan selalu diberikan untuk mencapai keunggulan dalam ilmu pembelaan diri. Untuk menjadi prajurit atau pendekar diperulan syarat-syarat dan latihan yang mendalam di bawah bimbingan seorang guru. Pada masa perkembangan agama Islam ilmu pembelaan diri dipupuk bersama ajaran kerohanian. Sehingga basis-basis agama Islam terkenal dengan ketinggian ilmu bela dirinya. Jelaslah, bahwa sejak zaman sebelum penjajahan Belanda kita telah mempunyai sistem pembelaan diri yang sesuai dengan sifat dan pembawaan bangsa Indonesia.

b. Perkembangan Pencak Silat pada zaman penjajahan Belanda

Suatu pemerintahan asing yang berkuasa di suatu negeri jarang sekali memberi perhatian kepada pandangan hidup bangsa yang diperintah. Pemerintah Belandan tidak memberi kesempatan perkembangan Pencak Silat atau pembelaan diri Nasional, karena dipandang berbahaya terhadap kelangsungan penjajahannya. Larangan berlatih bela diri diadakan bahkan larangan untuk berkumpul dan berkelompok. Sehingga perkembangan kehidupan Pencak Silat atau pembelaan diri bangsa Indonesia yang dulu berakar kuat menjadi kehilangan pijakan kehidupannya. Hanya dengan sembunyi-sembunyi dan oleh kelompok-kelompok kecil Pencak Silat dipertahankan. Kesempatan-kesempatan yang dijinkan hanyalah berupa pengembangan seni atau kesenian semata-mata masih digunakan di beberapa daerah, yang menjurus pada suatu pertunjukan atau upacara saja. Hakekat jiwa dan semangat pembelaan diri tidak sepenuhnya dapat berkembang. Pengaruh dari penekanan di zaman penjajahan Belanda ini banyak mewarnai perkembangan Pencak Silat untuk masa sesudahnya.

c. Perkembangan Pencak Silat pada pendudukan Jepang

Politik Jepang terhadap bangsa yang diduduki berlainan dengan politik Belanda. Terhadap Pencak Silat sebagai ilmu Nasional didorong dan dikembangkan untuk kepentingan Jepang sendiri, dengan mengobarkan semangat pertahanan menghadapi sekutu. Di mana-mana atas anjuran Shimitsu diadakan pemusatan tenaga aliran Pencak Silat. Di seluruh Jawa serentak didirkan gerakan Pencak Silat yang diatur oleh Pemerintah. Di Jakarta pada waktu itu telah diciptakan oleh para pembina Pencak Silat suatu olarhaga berdasarkan Pencak Silat, yang diusulkan untuk dipakai sebagai gerakan olahraga pada tiap-tiap pagi di sekolah-sekolah. Usul itu ditolak oleh Shimitsu karena khawatir akan mendesak Taysho, Jepang. Sekalipun Jepang memberikan kesempatan kepada kita untuk menghidupkan unsur-unsur warisan kebesaran bangsa kita, tujuannya adalah untuk mempergunakan semangat yang diduga akan berkobar lagi demi kepentingan Jepang sendiri bukan untuk kepentingan Nasional kita.

Namun kita akui, ada juga keuntungan yang kita peroleh dari zaman itu. Kita mulai insaf lagi akan keharusan mengembalikan ilmu Pencak Silat pada tempat yang semula didudukinya dalam masyarakat kita.

d. Perkembangan Pencak Silat pada Zaman Kemerdekaan

Walaupun di masa penjajahan Belanda Pencak Silat tidak diberikan tempat untuk berkembang, tetapi masih banyak para pemuda yang mempelajari dan mendalami melalui guru-guru Pencak Silat, atau secara turun-temurun di lingkungan keluarga. Jiwa dan semangat kebangkitan nasional semenjak Budi Utomo didirikan mencari unsur-unsur warisan budaya yang dapat dikembangkan sebagai identitas Nasional. Melalui Panitia Persiapan Persatuan Pencak Silat Indonesia maka pada tanggal 18 Mei 1948 di Surakarta terbentuklah IPSI yang diketuai oleh Mr. Wongsonegoro.

Program utama disamping mempersatukan aliran-aliran dan kalangan Pencak Silat di seluruh Indonesia, IPSI mengajukan program kepada Pemerintah untuk memasukan pelajaran Pencak Silat di sekolah-sekolah.

Usaha yang telah dirintis pada periode permulaan kepengurusan di tahun lima puluhan, yang kemudian kurang mendapat perhatian, mulai dirintis dengan diadakannya suatu Seminar Pencak Silat oleh Pemerintah pada tahun 1973 di Tugu, Bogor. Dalam Seminar ini pulalah dilakukan pengukuhan istilah bagi seni pembelaan diri bagnsa Indonesia dengan nama “Pencak Silat” yang merupakan kata majemuk. Di masa lalu tidak semua daerah di Indonesia menggunakan istilah Pencak Silat. Di beberapa daerah di jawa lazimnya digunakan nama Pencak sedangkan di Sumatera orang menyebut Silat. Sedang kata pencak sendiri dapat mempunyai arti khusus begitu juga dengan kata silat.

Pencak, dapat mempunyai pengertian gerak dasar bela diri, yang terikat pada peraturan dan digunakan dalam belajar, latihan dan pertunjukan.

Silat, mempunyai pengertian gerak bela diri yang sempurna, yang bersumber pada kerohanian yang suci murni, guna keselamatan diri atau kesejahteraan bersama, menghindarkan diri/ manusia dari bela diri atau bencana. Dewasa ini istilah pencak silat mengandung unsur-unsur olahraga, seni, bela diri dan kebatinan. Definisi pencak silat selengkapnya yang pernah dibuat PB. IPSI bersama BAKIN tahun 1975 adalah sebagai berikut :

“Pencak Silat adalah hasil budaya manusia Indonesia untuk membela/mempertahankan eksistensi (kemandirian) dan integritasnya (manunggalnya) terhadap lingkungan hidup/alam sekitarnya untuk mencapai keselarasan hidup guna meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian

Umumnya Pencak Silat mengajarkan pengenalan diri pribadi sebagai insan atau mahluk hidup yang pecaya adanya kekuasaan yang lebih tinggi yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Biasanya, Pencak Silat sebagai ajaran kerohanian/kebatinan diberikan kepada siswa yang telah lanjut dalam menuntut ilmu Pencak Silatnya. Sasarannya adalah untuk meningkatkan budi pekerti atau keluhuran budi siswa. Sehingga pada akhirnya Pencak Silat mempunyai tujuan untuk mewujudkan keselarasan/ keseimbangan/keserasian/alam sekitar untuk meningkatkan iman dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, guna mengisi Pembangunan Nasional Indonesia dalam mewujudkan manusia Indonesia seutuhnya yang Pancasilais.

Pencak Silat sebagai seni

Ciri khusus pada Pencak Silat adalah bagian kesenian yang di daerah-daerah tertentu terdapat tabuh iringan musik yang khas. Pada jalur kesenian ini terdapat kaidah-kaidah gerak dan irama yang merupakan suatu pendalaman khusus (skill). Pencak Silat sebagai seni harus menuruti ketentuan-ketentuan, keselarasan, keseimbangan, keserasian antara wirama, wirasa dan wiraga.

Di beberapa daerah di Indonesia Pencak Silat ditampilkan hampir semata-mata sebagai seni tari, yang sama sekali tidak mirip sebagai olahraga maupun bela diri. Misalnya tari serampang dua belas di Sumatera Utara, tari randai di Sumatera Barat dan tari Ketuk Tilu di Jawa Barat. Para penari tersebut dapat memperagakan tari itu sebagai gerak bela diri yang efektif dan efisien untuk menjamin keamanan pribadi.

Pencak Silat sebagai olahraga umum

Walaupun unsur-unsur serta aspek-aspeknya yang terdapat dalam Pencak Silat tidak dapat dipisah-pisahkan, tetapi pembinaan pada jalur-jalur masing-masing dapat dilakukan. Di tinjau dari segi olahraga kiranya Pencak Silat mempunyai unsur yang dalam batasan tertentu sesuai dengan tujuan gerak dan usaha dapat memenuhi fungsi jasmani dan rohani. Gerakan Pencak Silat dapat dilakukan oleh laki-laki atau wanita, anak-anak maupun orang tua/dewasa, secara perorangan/kelompok.

Usaha-usaha untuk mengembangkan unsur-unsur olahraga yang terdapat pada Pencak Silat sebagai olahraga umum dibagi dalam intensitasnya menjadi

a. Olahraga rekreasi
b. Olahraga prestasi
c. Olahraga massal

Pada seminar Pencak Silat di Tugu, Bogor tahun 1973, Pemerintah bersama para pembina olahraga dan Pencak Silat telah membahas dan menyimpulkan makalah-makalah :

1. Penetapan istilah yang dipergunakan untuk Pencak Silat
2. Pemasukan Pencak Silat sebagai kurikulum pada lembaga-lembaga pendidikan
3. Metode mengajar Pencak Silat di sekolah
4. Pengadaan tenaga pembina/guru Pencak Silat untuk sekolah-sekolah
5. Pembinaan organisasi guru-guru Pencak Silat dan kegiatan Pencak Silat di lingkungan sekolah
6. Menanamkan dan menggalang kegemaran serta memassalkan Pencak Silat di kalangan pelajar/mahasiswa.

Sebagai tindak lanjut dari pemikiran-pemikiran tersebut dan atas anjuran Presiden Soeharto, program olahraga massal yang bersifat penyegaran jasmani digarap terlebih dahulu, yang telah menghasilkan program Senam Pagi Indonesia (SPI).

Pencak Silat sebagai olahraga prestasi (olahraga pertandingan)

Pengembangan Pencak Silat sebagai olahraga & pertandingan (Championships) telah dirintis sejak tahun 1969, dengan melalui percobaan-percobaan pertandingan di daerah-daerah dan di tingkat pusat. Pada PON VIII tahun 1973 di Jakarta telah dipertandingkan untuk pertama kalinya yang sekaligus merupakan Kejuaraan tingkat Nasional yang pertama pula. Masalah yang harus dihadapi adalah banyaknya aliran serta adanya unsur-unsur yang bukan olahraga yang sudah begitu meresapnya di kalangan Pencak Silat. Dengan kesadaran para pendekar dan pembina Pencak Silat serta usaha yang terus menerus maka sekarang ini program pertandingan olahraga merupakan bagian yang penting dalam pembinaan Pencak Silat pada umumnya. Sementara ini Pencak Silat telah disebarluaskan di negara-negara Belanda, Belgia, Luxemburg, Perancis, Inggris, Denmark, Jerman Barat, Suriname, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru.

Program pembinaan Pencak Silat

Pencak Silat sebagai budaya Nasional bangsa Indonesia mempunyai banyak ragam khas maisng-masing daerah, jumlah perguruan/aliran di segenap penjuru tanah air ini diperkirakan sebanyak 820 perguruan/aliran.

Oleh karena itu dirasakan perlu adanya pembinaan yang sistimatis untuk melestarikan warisan nenek moyang kita. Terlebih-lebih setelah Kungfu masuk IPSI, atas anjuran Pemerintah berdasarkan pertimbangan lebih baik Kungfu berada di dalam IPSI sehingga lebih mudah dalam mengadakan pengawasan dan pengendalian terhadapnya, sekaligus menasionalisasikan.

Standarisasi yang telah dirintis pembuatannya, hanyalah untuk jurus dasar bagi keperluan khusus olahraga dan bela diri. Sedangkan pengembangannya telah diserahkan kepada setiap perguruan yang ada. Sistem pembinaan yang dipakai oleh IPSI ialah setiap aspek yang ada dijadikan jalur pembinaan, sehingga jalur pembinaan Pencak Silat meliputi :

1. Jalur pembinaan seni
2. Jalur pembinaan olahraga
3. Jalur pembinaan bela diri
4. Jalur pembinaan kebatinan

Keempat jalur ini diolah, dengan saringan dan mesin sosial budaya, yaitu Pancasila.

(Versi PB IPSI, diambil dari www.persilat.net)


Perguruan Pencak Silat Baskara Domas (PPS-BD) adalah Perguruan Pencak Silat tertua di Bogor yang berdiri sekitar tahun 1968, berbarengan dengan Perguruan PS Padjadjaran Tjimande dan Padjadjaran Indonesia. Pencetusnya adalah Kakak beradik Ardi Sahendra dan Ardi Heryana yang mengembangkan perguruan di daerah Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Bapak Ardi Sahendra memiliki seorang murid yang bernama Bapak Sukanta (alm) beliau adalah seorang Guru Besar Domas yang mendirikan Perguruan Baskara Domas di Bogor dengan nama “Pusaka Cahaya Domas”, di daerah Budi Agung, Jalan Baru.

Bapak Sukanta kemudian menurunkan Gelar Guru Besarnya kepada seorang muridnya yang bernama Bapak Harry Purwanto. Bapak Harry kemudian membuka cabang Domas di Ciawi, yaitu di Balai Penelitian Ternak pada tahun 1972 dan mengangkat 3 orang murid angkatan pertama, kemudian kurang lebih 150 orang murid periode kedua. seiring bergantinya waktu, murid-murid PPS-BD semakin menyusut karena satu dan lain hal, sehingga menyisakan 1 (satu) orang murid yang kemudian diangkat menjadi Ketua Perguruan, beliau adalah Riswan Setiawan.

Kemudian pada tahun 1997, PPS-BD membuka ranting di SMA 1 Ciawi yang dipimpin langsung oleh Bapak Harry Purwanto. Setelah berjalan kurang lebih 4 tahun, pimpinan kepelatihan diganti oleh seorang muridnya yang bernama Abdurrahman selama 2 tahun, lalu digantikan kembali oleh Doni Romadhan pada tahun 2003. Setelah banyaknya pergantian kepelatihan, akhirnya pada tahun 2004, PPS-BD ranting SMA Negeri 1 Ciawi di ambil alih oleh Riswan Setiawan hingga sekarang (2009).

Sedangkan Guru Besar Ardi Heryana yang mengembangkan Pencak Silat aliran Domas di Jakarta, memiliki 5 (lima) orang murid yang salah satunya berhasil masuk ke kejuaraan PON pada tahun 1974, beliau adalah Bapak Sutjipto, yang saat ini berkedudukan di Dewan Penasehat PPS-BD, sedangkan empat orang murid lainnya adalah Bapak Sumardi, Bapak Lukman, Bapak Priatno dan Bapak Slamet MD. Bapak Ardi Sahendra kemudian pindah ke daerah Ciawi, Tasik Malaya. Beliau membuka Cabang Domas dan mengembangkannya hingga daerah Garut dan Sukabumi.

Materi Jurus yang diajarkan sebelumnya hanya Jurus Tradisi Perguruan yang merupakan gabungan dari beberapa aliran diantaranya Kelid Cimande, Silat Cikalong, Silat Garut, PS Panahan (Jawa Tengah)/SPSH, dan aliran Syahbandar . Hingga saat ini materi jurus yang diajarkan kepada anggota perguruan semakin berkembang, seperti Jurus Tepak 2, Tepak 3, Tepak 7, Tepak Paleredan, Jurus tonjok (wajib SD) Senam Nasional, Tanding, Tunggal, Ganda dan Regu (TTGR) serta beberapa seni / igel Kembangan dan lain-lain.

Keistimewaan dari jurus-jurus tradisi domas seperti diutarakan oleh bapak Sutjipto selaku dewan penasihat terdiri dari 2 (dua) aliran utama. Yang Pertama, merupakan aliran jasmani atau jurus fisik. Jurus ini terdiri dari 5 gerakan senam jurus, 20 gerakan jurus Domas, 21 Gerakan Jurus Baskara atau jurus dewasa, serta 2 gerakan jurus penutup. Yang Kedua adalah aliran tenaga dalam. tenaga dalam yang ada pada diri setiap manusia terdiri dari dua jenis, yaitu tenaga dalam Dzohir atau tenaga dalam murni yang di olah melalui olah raga, olah nafas dan olah rasa, sedangkan yang kedua adalah tenaga dalam Ilahi atau tenaga dalam bathin yang di olah melalui pelatihan khusus dan pembersihan diri dan merupakan gabungan dari tenaga dalam murni dan ayat suci, karena silat berasal dari bisa, biasa, refleks, yakin dan ghaib.

Adapun nama perguruan Domas di setiap daerah berlainan, seperti di Ciawi ini yang bernama “Baskara Domas”, sedangkan Induk Perguruan Yang berada di Jakarta bernama “Sinalika Cahaya Domas Kencana“, “Pagar Betis Domas” berada di Tasik Malaya, Aliran Domas Garut menamai perguruannya dengan nama “Salaka Domas” dan didaerah Jawa tengah, terdapat perguruan “Domas Nitis” yang kesemuanya masih aktif dan eksis hingga sekarang, serta menganut aliran yang sama, yaitu aliran pencak silat Domas.

Adapun nama Baskara Domas di prakarsai oleh 5 orang sesepuh dari beberapa perguruan, antara lain:

v Bapak Dahlan (alm) dari aliran SPSH

v Bapak Suminta dari aliran Cimande

v Bapak Sujono dari aliran PS. Panahan Jawa Tengah

v Bapak Sukanta dari aliran Domas, dan

v Bapak Suryo Buono dari aliran Domas

PPS-BD saat ini mangadakan latihan rutin di SMA Negeri 1 Ciawi, yang beralamat di Jalan Veteran III, Banjarsari, Selain di SMA Negeri, PPS-BD mengadakan latihan rutin hari minggu di kediaman Bapak Sutjipto, Dewan Penasehat PPS-BD yang bertempat di Jl. Veteran III Ds. Banjarwangi Komp. BPT No. 42.

Penuturan Bapak Harry Purwanto, seorang staff kantor penelitian di Balai Penelitian Ternak (BPT) yang sekaligus Guru Besar Perguruan Pencak Silat Baskara Domas mengatakan, “Bela diri apapun itu bagus, asalkan tujuannya untuk memBELA DIRI dan bukan untuk berlagak sombong”.

Hal ini ditegaskan oleh Dewan Penasehat perguruan yang juga Guru Besar Domas Jakarta, yaitu Bapak Sutjipto, beliau berpesan kepada seluruh murid perguruan Baskara Domas agar tidak menjadikan Pencak Silat sebagai tameng premanisme atau untuk “gagah-gagahan”. segala hal yang menyangkut perguruan telah diatur dalam AD / ART Perguruan. Begitu pula Murid PPS-BD telah terikat oleh janji perguruan yang berbunyi :

JANJI PERGURUAN

“Kami Murid perguruan Pencak Silat Baskara Domas berjanji,

1. Bertakwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa;

2. Patuh dan taat pada peraturan perguruan;

3. Menjunjung tinggi dan menjaga nama baik perguruan;

4. Berani hidup berdasarkan atas kekuatan diri sendiri;

5. Selalu membela kebenaran”

kelima poin janji diatas yang selalu ditekankan kepada semua anggota PPS-BD. Adapun ikrar pesilat lainnya yang mengatur pola sikap dan perilaku adalah sapta prasetya, yang berbunyi:

PRASETYA PESILAT INDONESIA

1. Kami pesilat Indonesia adalah warga negara yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur,

2. Kami pesilat Indonesia adalah warga negara yang membela dan mengamalkan Pancasila,

3. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang cinta bangsa dan tanah air,

4. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang menjunjung tinggi persaudaraan dan persatuan bangsa,

5. Kami pesilat Indonesia adalah pejuang yang senantiasa mengejar kemajuan dan berkepribadian Indonesia,

6. Kami pesilat Indonesia adalah ksatria yang senantiasa menegakkan kebenaran, kejujuran dan Keadilan,

7. Kami pesilat Indonesia adalah ksatria yang tahan dalam menghadapi cobaan dan godaan.


Friendster dan FAceebook meruoaka situs jejaring sosial yang paling digemari pada era ini. banyak situs jejaring sosial yang semodel itu, salah satunya adalah YUWIE.

perbedaan situs jejaring sosial lainnya dengan yuwie adalah yuwie dapat mencari teman sambil mencari dolar.caranya anda tinggal mendaftar referral yuwie setelah anda tetdaftar acount yuwie. syarat mendaftar acount yuwie hanya mempunyai email. lalu anda akan memiliki acount yuwie secara GRATISSS

anda akan dibayar oleh yuwie apabila

1. jika user lain membuka halaman blog,

2. jika user lain membuka halaman foto,

3. jika anda membuat komentar pada user lain,

4. jika pesan anda dibalas oleh teman anda,

5. jika layout anda dibuka dan dilihat oleh user lain,

6. jika userlain melihat teman anda,

7. jika anda sukses mengajak teman anda atau referral

8. jika anda aktif pada control panel,

9 dan lain lain

tunggu apa lagi ?? ayo daftar skarang juga!!! GRATISSS

adapun dua macam pembayaran dengan yuwie yaitu ;

1. dengan Alertpay

2. dengan paypal

untuk mendaftar paypal klik disini

kemudahan kedua’a anda tidak perlu membayar biaya administrasi dan waktu pembayaran cepat.kelemahannya bank lokal baru sedikit yang mempnyai paypal verified. selain itu anda harus mempunyai kartu kredit. namun jika anda tdk mempunyai kartu kredit dapat menggunakan Virtial Credit Card yang dapat digunakan sebagai kartu kredit. salah stu penyedia layanan untuk verivikasi akun paypal dengan VCC adalah vccmurah.com , hanya dengan Rp 70.000 dan dalam waktu 5menit paypal kamu sudah aktif.pembayaran dapat dilakukan dengan transfer bank, antara lain BCA, MANDIRI, dan BNI 46. sedangkan untuk konfirmasi dapat memnghubungi YM/e-mail ; palupi_dewi@ymail.com atau SMS ; 085731558101